Skip to main content

Posts

Showing posts with the label kutipan

Menjadi Bahagia, Menjadi Sederhana

Pasti sering denger kan ya quotes “bahagia itu sederhana”? Mungkin maksudnya adalah menjadi bahagia itu ngga perlu ribet, ngga perlu kebanyakan term and condition , cukup yang sederhana yang simple. Dapet coklat dari pacar, bahagia. Parkir ngga mbayar, bahagia. Dapet pulsa nyasar, bahagia. Semudah itu untuk menjadi bahagia, bukan? Tapi saya rasa asbabun nuzul dari quotes tersebut memang dikarenakan kondisi dunia saat ini penuh dengan kerumitannya sendiri untuk menuju bahagia. Banyak orang yang terlalu memaksa dirinya memenuhi keinginannya untuk bahagia dan justru ndak bahagia. Malah susah, mengeluh, dan sebagainya. Banyak orang yang dipenuhi dengan deadline , dengan ke- riweuh -annya menjalani hidup, serba ribet, serba kesusu lan kemrungsung . Seperti tidak ada zen di dalam hidupnya, kata seorang Buddhist. Harus punya ini biar seneng, harus kesana biar seneng, harus sama dia biar seneng, kalo ngga gitu ngga bakal bahagia. Kalo ngga sama kamu, mending mati. Yaolo mba sebegitu...

Menyedihkan.

Menyedihkan. Ketika dirimu berbincang dengan orang dekat yang sudah lama tidak berjumpa, tapi tersadar dirinya tidak menanggapimu baik dan mendorongmu ke titik dimana kamu menyadari semua telah berubah dan lebih baik melepaskannya. Orang datang dan pergi. Dan sedihnya. Bahkan orang yang kamu anggap tidak akan pernah hilang.

Lelaki dan Kekerasan

"Lelaki memang harus keras, tapi bukan berarti kekerasan.  Keras dalam arti menghadapi hidup dan menggeluti hidup yang serba susah ini." "Lelaki memang harus begitu." (Kutipan novel  Balada Si Roy 1: Joe , Karya: Gola Gong)