Saturday, 14 January 2017

Tentangnya #1

Aku tidak bisa tidur. Entah kenapa malam ini sulit terpejam. Biasanya aku tidur cukup awal, karena pekerjaan dan mengembalikan pola tidur manusia kebanyakan. Oiya, itu juga karena aku tidak ingin tambah jerawat seperti kata artikel di internet.
Aku memang pelupa. Banyak hal yang harus aku catat sebelum lenyap dari ingat. Membeli barang, bertemu seseorang, mengambil laundrian, semua aku catat. Tapi aku menyimpan banyak memori tentangnya.

Dia memang tidak terlalu cantik, bahkan biasa saja. Dibanding dengan perempuan lain? Banyak yang bisa bersolek, berdandan putri, dan pamer kehidupan istana. Tapi aku tetap menyukainya. Dia menggemaskan seperti cakwe yang ditiriskan setelah diangkat dari penggorengan.

Dia sudah tidak kecil lagi, remaja bukan, dewasa baru hampir. Mulai mencoba belajar berteman dengan bedak dan pensil alis, berkawan dengan lipstik dan pulas mata. Cantik? Jelas tanpa ragu. Meski aku suka dia yang tanpa make-up. Mungkin aku hanya belum bisa move on dengan pertemuan awal kita, saat itu dia masih belum bisa dandan, hanya bermodal muka segar dan jepet di rambut ikalnya.
Aku belajar merapikan diri darinya. Mencatat segala hal yang penting dan mungkin penting. Menaruh barang agar tidak terhambur hilang dan merencanakan segala hal. Aku selalu ingat bahwa kalender di ponselnya penuh dengan jadwal kegiatan, bahkan libur nasional pun dia tulis sebagai pengingat hehe. Urusan ditunda atau tak jadi acara, itu belakangan.

Tapi kamu ingatkan dia untuk jangan terlalu sering sebal dengan hal diluar dugaan. Itu hal biasa kok. Aku sering menghadapinya. Walaupun mukanya tambah menggemaskan saat bersungut dan melipat sudut bibir hehe.

Oiya, dia suka sekali berkeliling kota. Karena aku hanya bisa naik motor, ya aku hanya mengajaknya keliling naik motor. Kita bisa berbicara banyak hal saat di jalan, tentang teman kampusnya yang pemalas, tentang adiknya yang genit, tentang dunia atau apapun. Jangan menolak jika dia mengajakmu pulang namun dengan berkeliling kota, dia cuman ingin bercerita dan menikmati suasana.

Dia punya banyak kenalan dan teman, dan sahabat yang sangat disayanginya. Berteman baiklah dengan mereka juga. Karena mereka bagian dari hidupnya. Aku tak punya banyak waktu untuk berjumpa dengan teman-temannya, janganlah sepertiku ya.

Dia bisa bercerita banyak tentang temannya, entah teman sma, teman kuliah, atau teman lainnya. Ingatlah nama dan wajah teman-temannya, jangan seperti aku yang susah mengingat mereka.

Sekali-kali ajaklah dia makan malam di tempat yang mahal. Traktir dia. Dia suka makan enak dan tempat yang bagus. Tapi jangan terlalu pedas, dia tidak suka.
Ajak dia foto bersama, dia suka berfoto ria, apalagi kalau saat berdandan cantik. Jangan sepertiku yang sedikit sekali mempunyai foto berdua dengannya.

Aku akan melanjutkannya lagi, masih banyak hal tentangnya yang perlu kamu tahu agar bisa membuatnya selalu bahagia.

Wednesday, 20 July 2016

Enaknya Makan Sendirian

"Emang enak ya makan sendirian gitu?"
"Aku ngga pernah sih makan sendirian.. ya jarang lah.. seringan kalo makan pasti sama temen.."



Kalo kalian makan biasanya sama temen atau sendirian? Aku kok ngrasa ternyata ngga banyak juga ya orang yang makan sendirian, kayak aku :|

Makan itu merupakan hal yang esensial. Bahkan makan itu adalah kegiatan yang kita lakukan sebelum bernafas, di kandungan ibu, kita udah makan duluan sebelum paru-paru terbentuk. Makan adalah salah satu hal yang paling terpenting di tahun-tahun pertama kita. Entah bentuknya ASI atau makanan halus. Bahkan sampe kita udah mimpi basah dan atau menstruasi, si Emak ngga bosen bosennya ngingetin udah makan apa belom. Buat temen-temen yang kuliah merantau, pertanyaan makan apa, makannya gimana, ngga mungkin terlewat pas nelpon orang tua di rumah.

Ya balik lagi masalah makan sendirian. Ternyata aktivitas makan sendirian itu cukup meningkat lho di Amerika, sesuai riset salah satu apps layan pesan makan, Opentables. Amerika gitu, makan sendirian aja pake mesen. Aku salah satu orang yang lebih sering makan sendirian dibanding ada temennya. Ya, mungkin "itu kan karena kamu jomblo" atau "kalo punya pacar mah pasti jelas ada yang diajakin makan bareng". Mmm.. ngga juga, pacaran yang keseringan makan bareng itu cuman ada dua, pacarnya tinggal bareng/kerja satu kantor/sekampus atau pacarnya kerjaannya cuman nemenin makan. Entah.


1. Makan sendiri itu ngga repot



Selain pertanyaan siapa dan dimana Dipa Nusantara Aidit dieksekusi oleh Orde Baru, pertanyaan makan dimana nih? adalah salah satu pertanyaan yang jawabannya selalu berubah-ubah, nisbi. Setiap mau makan, pertanyaan ini perlu dibahas serius dan memerlukan argumen-argumen kokoh. Lebih repot daripada Rapat Sisa Hasil Usaha di Koperasi UD Tani Makmur. Startup aplikasi kuliner pun belum bisa menjawab pertanyaan ini, alih-alih memberikan jawaban pasti, aplikasi kuliner hanya membikin fraksi-fraksi dalam rapat semakin banyak. Coba makan sendirian, pengen makan apa, langsung berangkat ke tempat makannya. Ngga pake musyawarah mufakat.

2. Makan sendirian adalah bentuk swasembada yang paling riil



Apa yang lebih menyenangkan daripada memenuhi kebutuhan primer kita? Makan sendirian adalah jawabannya. Menghabiskan waktu bersama orang terhebat sejagat raya bisa kamu lakukan dengan khidmat. Ya, kamu itu orangnya. Siapa lagi.Tak butuh orang lain. Hanya kamu dan dirimu. Ini momenmu, lepas semua penat dan rasa lapar. Ini perayaan kemenanganmu.

3. Ngga perlu basa-basi



Ngerumpi adalah hal yang ngga mungkin dihindari kalau kamu makan berjamaah. Kamu ngga perlu menghabiskan waktu buat mikir membuka pembicaraan yang asyik. Kamu ngga perlu harus tau masalah dan cerita teman makanmu. Bukan urusanmu juga.


4. Lebih fokus sama makananmu



Kamu bisa menikmati makananmu dengan maksimal. Semau kamu! Kamu boleh pesan apa saja! Makan bareng-bareng? Pake acara "kalian pesen apa? aku sama aja deh!" masih jaman? Mau mesen yang enak-enak takut dibilang gendut? Mau mesen yang agak mahalan takut dikira ngga "umum". Makan sendiri itu bebas, kamu bisa pesan makanan yang kamu suka. Mau makan pake tangan? Pake sumpit? Pake perasaan galau? Boleeeeehhh. Ngga perlu malu. 


5. Jadi salah satu waktu meditasi


Makan sendirian berarti menyediakan waktu yang speenuhnya milikmu. Kamu bisa baca buku, bisa cek socmed pacar, temen kantor, temen kuliah, mantan pun, reschedule agenda yang banyak, bikin notes belanjaan. Dengan makan sendirian kamu ngga perlu menyamakan ritme makan sama temenmu, bisa lebih santai dan menjadi ajang kontemplasi. Apa hari ini ada yang salah? Apa yang kurang produktif hari ini? Besok mau ngapain aja? Bisa kita bahas sama diri kita sendiri, hati kita sendiri. 

Nikmatilah kesendirian kalian saat makan. Bebas bosque~

Thursday, 14 July 2016

Nikah: Perjalanan Masa Lampau Hingga Sekarang dan Review Singkatnya

Nda punya pacar ditanyain mulu kapan punya pacar
Punya pacar tapi ldr disuruh cari yang deket deket aja
Punya pacar ditanyain mulu kapan nikah
Udah nikah ditanyain kapan punya anak
Udah punya anak ditanyain terus kapan punya adek lagi




Gini nih idup di jaman moderen, tapi konstruksi berpikir dan berbudaya jaman berburu dan meramu. Jaman dulu, jaman bapak-bapak dan ibu-ibu kita sering berpindah tempat, nomaden, ya bukan karena kuatnya cuman ngontrak, tapi karena pengetahuan untuk survival hanya dengan berburu binatang liar dan menggunakan tumbuhan liar untuk diramu sebagai obat. Manusia sebagai bagian dari ekosistem alam semesta populasinya perlu berkembang, karena jumlah mereka cukup sedikit dibanding makhluk lainnya. Ya itu kira-kira dua juta tahun yang lalu, dan bertahan sampai 600 ribu tahun. Bayangin aja kamu dateng kumpul pas acara keluarga besar, syawalan misalnya, dan cerita om-tante, nenek-kakekmu isinya tentang padang sabana dan migrasi dari satu tempat ke tempat lainnya. Om kamu akan bercerita betapa kerennya kapak genggamnya yang terbuat dari batu meteor yang mereka temukan diperjalanan sekitar beberapa purnama yang lalu. Nenekmu akan mengumpulkan semua anak-anak perempuannya untuk mengadakan pelatihan paling modern, yakni cara menciptakan api sendiri dengan some easy steps dan memberikan batu api ke setiap peserta workshop. yawla how cool it was~~

Tapi dua juta tahun setelah itu manusia berkembang, setelah berakhirnya perang dunia kedua, umat manusia mengalami masa kedamaian, yang sering disebut warga amerika dengan baby boomer. ya, rentang waktu tanpa perang adalah rentang waktu untuk kembali menata kehidupan. Pabrik dimana-mana, semua lelaki bekerja, istri di rumah dan hari-hari dipenuhi dengan kedamaian. Kedamaian yang berarti "bikin anak, enak". Yaiyalah, perang itu membunuh jutaan orang, ratusan ribu cacat paska perang, banyak yang jadi yatim piatu. Setelah damai, lonjakan penduduk dunia luar biasa. Sampaaaiii pada akhirnya di era 70's diumumkan doktrin kontrasepsi di Indonesia. Setelah umat manusia banyak berkurang karena perang, 30 tahun kemudian kontrasepsi di sebarkan melalui pendidikan. bahwa dua anak cukup. Dulu yang satu ibu bisa punya anak selusin, sekarang disuruh cuman punya dua anak. Romantisme keluarga dialihkan menjadi fokus pada dukungan program pemerintah.

Dan era milenial datang, banyak pilihan untuk melakukan kegiatan seksual. seks ngga hanya melulu tentang adam dan hawa. Orientasi seksual jadi banyak, ada yang gay, ada yang lesbian, ada yang biseks, ga jarang juga baca berita tentang orang yang orientasi seks sama objek objek tidak umum, Ada yang nikah sama kasur, ada yang nikah sama mayat suaminya, ada yang seks sama knalpot, ada yang seks sama kambing tetangga. Ya namanya bumi juga sudah tua, mbak..

Sepenuhnya beberapa tahun yang lalu aku menganggap peristiwa "kapan nikah" adalah sebuah lelucon yang tidak akan pernah aku temui. Bahwa pertanyaan nikah sepenuhnya lucu dan dianggap lalu saja. Ternyata enggak, when oldman ask it, they mean it. Orang tua kita yang berada di pertengahan baby boomers dan doktrinasi keluarga berencana pengen anaknya seperti mereka.

"dah pantes nggendong anak"
"ibu dah pengen nimang cucu"


Kemudian fenomena rabi datang bak wabah belalang kutukan musa kepada firaun. Undangan manten datang minimal sebulan sekali, entah teman sma, teman smp, teman kerja, temannya teman, sepupu, anaknya bos, temennya mantan, dan si mantan. Seakan-akan, kalo kamu ngga nikah sekarang, nanti anumu karaten. etdah.



Bagiku rabi kuwi medeni. (serem)
Oke, sila judge saya sekarang

Tapi gini.
Nikah bukan hanya "kalo kamu emang beneran sayang, ya nikahin"
Nikah bukan hanya nanti bisa bobok lucu bareng terus tiap malem
Nikah bukan hanya nanti bisa kayak gambar gambar di tumblr masak di dapur terus dipeluk suaminya dari belakang.

kenyonyok sothil panas rasakno

Nikah itu serius. (silahkan entri gojekan "serius wes bubar")
Nikah itu perkara memberanikan diri untuk bertanggungjawab sepenuhnya dengan anak dari keluarga lain. Entah laki maupun perempuan. Di sisi laki, nikah itu ya nafkahi, batin dan lahiriah. makanya ada gojekan, nafkahi aku mas~~ nafkahi gundulmu gendut. Si laki harus mampu mapan secara ekonomi untuk memenuhi kebutuhan keluarga intinya, bukan melulu tentang gaji yang besar dan pekerjaan yang mapan. Ini tentang keseriusan laki untuk memperjuangkan kebutuhan keluarganya. Nikah memang ga harus nunggu kerja dan punya tabungan banyak, ekonomi dalam nikah kaitannya dengan si laki mampu untuk tanggung jawab memenuhi kebutuhan keluarga. Di sisi perempuan, nikah juga berarti mampu bertanggung jawab sebagai teman setia lelaki, bukan hanya melayani, karena kamu bukan slogan bank bri, melayani sering diartikan dengan kerendahan derajat. Perempuan harus mampu menjadi teman yang baik, yang bisa saling memahami dan tau kebutuhan mereka, ya, mereka, bukan hanya si suami. Wanita bukannya tidak boleh memprovide kebutuhan material, silahkan saja, saya sebagai laki juga malah senang, tapi wanita harus lebih pandai dari lelaki (bukannya memang selalu begitu ya?) pandai mengurus semua hal. Kalau satu sama lain hanya pengin dirinya diurusi lebih dulu, mending gausah nikah. Si cewek bisa nyari om om, si cowok bisa jajan. keluar duit selangkang senang tidur tenang



Nikah itu perkara mampu untuk saling sayang. Kalian boleh yangyangan dan cintacintaan di media sosial, wong karang bar yangyangan njut mulih ning ngomah. Bayangin aja nikah, abis seneng seneng jalan jalan, pulang masih ketemu dia lagi, abis sikat gigi ketemu dia lagi, abis buang sampah di depan, ketemu dia lagi. ngentut ada dia, glegeken ada dia, wes kabeh kabeh lah. aku gak mau sedetikpun ga ketemu kamu... ha mploken.. nikah itu harus bisa ga bosen. Harus bisa menjaga api asmara, nek api perdamaian dah dijaga shaggydog, santai ja. Ini kaitannya dengan commital. Kalo kalian suka main the sims dengan traits non-commital mending nanti dulu, karena komitmen untuk bareng terus dalam suka maupun duka itu benar adanya. Pacaran sih enak, ngambek tinggal minta pulang, besok baikan. Lha nikah? Ngambek kok turune jejer..
Yaa mayan prekk sih. namanya juga rabi.



Nikah itu perkara menyambung persaudaraan. Ya, nikah itu pertemuan dua keluarga yang mencipta keluarga inti baru. Kecuali kalian incest, di indonesia kalian bisa dibakar, dan dikecapi. Kalo pacaran, kamu pol mentok basa basi di teras sambil nungguin doi selesai dandan. Nikah beda, kamu harus bermuka palsu ketemu tantenya suamimu.. sebagai cowok kamu harus pura-pura paham indeks harga saham gabungan yang merosot 2% ketika diajak ngobrol sama bapaknya istrimu, ya ndonya ki angel e su. Nek gampang ya main solitaire wae. Oke lanjut. Kalian harus saling melebur, karena kamu juga dianggap anak sama mertua, pun orang tuamu pasti nganggep anak sama istrimu. Saling peduli dan juga jangan lupa nama om-om tante-tante precil precil saudara keluarga pasanganmu, kalo lupa ya bisa jadi ribut lho. Kamu kan cah anyar.

Nikah itu perkara kerjasama. kalian bukan hanya omah-omah dewe. Bukan hanya bisa pamer cengangas cengenges bagi bagi undangan nikah. Kalian sudah dianggap tim yang solid. Kalian akan bersama dalam setiap acara, dan akan mulai gatel kalo kamu dateng ke acara dan ditanya" lho, istrinya ga diajak pak" Ya selain itu klean akan disebut sebagai "pak" dan buat istri, namamu akan pudar, dan digantikan nama suamimu yang sebenernya kamu risih. Indonesia gitu. Kalian akan kompak dalam menghadapi masalah, menghadapi mbayar cicilan omah, mbayar listrik, kerjasama gimana caranya meja ruang tamu tetep ada cemilan buat tamu, gimana caranya kulkas tetep penuh biar kalo mertua dateng merasa anaknya sejahtera. dan sebagainya.

Daaan walaupun saya belum menikah, mari kita berkonsensus untuk memberikan alasan terbaik kepada orang tua agar tidak menagih hutang nikah kepada anaknya yang baru masuk umur mid-20. Dan buat yang sudah mau nikah dan berencana nikah, saya pasti dan selalu doakan agar kalian lancar dan bahagia serta bisa terus membuat saya iri. kalian adalah bravesman. Wani rabi.

Nikah: perjalanan masa lampau hingga sekarang dan review singkatnya

Nda punya pacar ditanyain mulu kapan punya pacar
Punya pacar tapi ldr disuruh cari yang deket deket aja
Punya pacar ditanyain mulu kapan nikah
Udah nikah ditanyain kapan punya anak
Udah punya anak ditanyain terus kapan punya adek lagi




Gini nih idup di jaman moderen, tapi konstruksi berpikir dan berbudaya jaman berburu dan meramu. Jaman dulu, jaman bapak-bapak dan ibu-ibu kita sering berpindah tempat, nomaden, ya bukan karena kuatnya cuman ngontrak, tapi karena pengetahuan untuk survival hanya dengan berburu binatang liar dan menggunakan tumbuhan liar untuk diramu sebagai obat. Manusia sebagai bagian dari ekosistem alam semesta populasinya perlu berkembang, karena jumlah mereka cukup sedikit dibanding makhluk lainnya. Ya itu kira-kira dua juta tahun yang lalu, dan bertahan sampai 600 ribu tahun. Bayangin aja kamu dateng kumpul pas acara keluarga besar, syawalan misalnya, dan cerita om-tante, nenek-kakekmu isinya tentang padang sabana dan migrasi dari satu tempat ke tempat lainnya. Om kamu akan bercerita betapa kerennya kapak genggamnya yang terbuat dari batu meteor yang mereka temukan diperjalanan sekitar beberapa purnama yang lalu. Nenekmu akan mengumpulkan semua anak-anak perempuannya untuk mengadakan pelatihan paling modern, yakni cara menciptakan api sendiri dengan some easy steps dan memberikan batu api ke setiap peserta workshop. yawla how cool it was~~

Tapi dua juta tahun setelah itu manusia berkembang, setelah berakhirnya perang dunia kedua, umat manusia mengalami masa kedamaian, yang sering disebut warga amerika dengan baby boomer. ya, rentang waktu tanpa perang adalah rentang waktu untuk kembali menata kehidupan. Pabrik dimana-mana, semua lelaki bekerja, istri di rumah dan hari-hari dipenuhi dengan kedamaian. Kedamaian yang berarti "bikin anak, enak". Yaiyalah, perang itu membunuh jutaan orang, ratusan ribu cacat paska perang, banyak yang jadi yatim piatu. Setelah damai, lonjakan penduduk dunia luar biasa. Sampaaaiii pada akhirnya di era 70's diumumkan doktrin kontrasepsi di Indonesia. Setelah umat manusia banyak berkurang karena perang, 30 tahun kemudian kontrasepsi di sebarkan melalui pendidikan. bahwa dua anak cukup. Dulu yang satu ibu bisa punya anak selusin, sekarang disuruh cuman punya dua anak. Romantisme keluarga dialihkan menjadi fokus pada dukungan program pemerintah.

Dan era milenial datang, banyak pilihan untuk melakukan kegiatan seksual. seks ngga hanya melulu tentang adam dan hawa. Orientasi seksual jadi banyak, ada yang gay, ada yang lesbian, ada yang biseks, ga jarang juga baca berita tentang orang yang orientasi seks sama objek objek tidak umum, Ada yang nikah sama kasur, ada yang nikah sama mayat suaminya, ada yang seks sama knalpot, ada yang seks sama kambing tetangga. Ya namanya bumi juga sudah tua, mbak..

Sepenuhnya beberapa tahun yang lalu aku menganggap peristiwa "kapan nikah" adalah sebuah lelucon yang tidak akan pernah aku temui. Bahwa pertanyaan nikah sepenuhnya lucu dan dianggap lalu saja. ternyata enggak, when oldman ask it, they mean it. Orang tua kita yang berada di pertengahan baby boomers dan doktrinasi keluarga berencana pengen anaknya seperti mereka.

"dah pantes nggendong anak"
"ibu dah pengen nimang cucu"

Kemudian fenomena rabi datang bak wabah belalang kutukan musa kepada firaun. Undangan manten datang minimal sebulan sekali, entah teman sma, teman smp, teman kerja, temannya teman, sepupu, anaknya bos, temennya mantan, dan si mantan. seakan-akan, kalo kamu ngga nikah sekarang, nanti anumu karaten. etdah.



Bagiku rabi kuwi medeni. (serem)
Oke, sila judge saya sekarang

Tapi gini.
Nikah bukan hanya "kalo kamu emang beneran sayang, ya nikahin"
Nikah bukan hanya nanti bisa bobok lucu bareng terus tiap malem
Nikah bukan hanya nanti bisa kayak gambar gambar di tumblr masak di dapur terus dipeluk suaminya dari belakang.

kenyonyok sothil panas rasakno

Nikah itu serius. (silahkan entri gojekan "serius wes bubar")
Nikah itu perkara memberanikan diri untuk bertanggungjawab sepenuhnya dengan anak dari keluarga lain. Entah laki maupun perempuan. Di sisi laki, nikah itu ya nafkahi, batin dan lahiriah. makanya ada gojekan, nafkahi aku mas~~ nafkahi gundulmu gendut. Si laki harus mampu mapan secara ekonomi untuk memenuhi kebutuhan keluarga intinya, bukan melulu tentang gaji yang besar dan pekerjaan yang mapan. Ini tentang keseriusan laki untuk memperjuangkan kebutuhan keluarganya. Nikah memang ga harus nunggu kerja dan punya tabungan banyak, ekonomi dalam nikah kaitannya dengan si laki mampu untuk tanggung jawab memenuhi kebutuhan keluarga. Di sisi perempuan, nikah juga berarti mampu bertanggung jawab sebagai teman setia lelaki, bukan hanya melayani, karena kamu bukan slogan bank bri, melayani sering diartikan dengan kerendahan derajat. Perempuan harus mampu menjadi teman yang baik, yang bisa saling memahami dan tau kebutuhan mereka, ya, mereka, bukan hanya si suami. Wanita bukannya tidak boleh memprovide kebutuhan material, silahkan saja, saya sebagai laki juga malah senang, tapi wanita harus lebih pandai dari lelaki (bukannya memang selalu begitu ya?) pandai mengurus semua hal. Kalau satu sama lain hanya pengin dirinya diurusi lebih dulu, mending gausah nikah. Si cewek bisa nyari om om, si cowok bisa jajan. keluar duit selangkang senang tidur tenang



Nikah itu perkara mampu untuk saling sayang. Kalian boleh yangyangan dan cintacintaan di media sosial, wong karang bar yangyangan njut mulih ning ngomah. Bayangin aja nikah, abis seneng seneng jalan jalan, pulang masih ketemu dia lagi, abis sikat gigi ketemu dia lagi, abis buang sampah di depan, ketemu dia lagi. ngentut ada dia, glegeken ada dia, wes kabeh kabeh lah. aku gak mau sedetikpun ga ketemu kamu... ha mploken.. nikah itu harus bisa ga bosen. Harus bisa menjaga api asmara, nek api perdamaian dah dijaga shaggydog, santai ja. Ini kaitannya dengan commital. Kalo kalian suka main the sims dengan traits non-commital mending nanti dulu, karena komitmen untuk bareng terus dalam suka maupun duka itu benar adanya. Pacaran sih enak, ngambek tinggal minta pulang, besok baikan. lha nikah? ngambek kok turune jejer..
yaa mayan prekk sih. namanya juga rabi.



Nikah itu perkara menyambung persaudaraan. ya, nikah itu pertemuan dua keluarga yang mencipta keluarga inti baru. Kecuali kalian incest, di indonesia kalian bisa dibakar, dan dikecapi. Kalo pacaran, kamu pol mentok basa basi di teras sambil nungguin doi selesai dandan. Nikah beda, kamu harus bermuka palsu ketemu tantenya suamimu.. sebagai cowok kamu harus pura-pura paham indeks harga saham gabungan yang merosot 2% ketika diajak ngobrol sama bapaknya istrimu, ya ndonya ki angel e su. Nek gampang ya main solitaire wae. Oke lanjut. Kalian harus saling melebur, karena kamu juga dianggap anak sama mertua, pun orang tuamu pasti nganggep anak sama istrimu. Saling peduli dan juga jangan lupa nama om-om tante-tante precil precil saudara keluarga pasanganmu, kalo lupa ya bisa jadi ribut lho. Kamu kan cah anyar.

Nikah itu perkara kerjasama. kalian bukan hanya omah-omah dewe. Bukan hanya bisa pamer cengangas cengenges bagi bagi undangan nikah. Kalian sudah dianggap tim yang solid. Kalian akan bersama dalam setiap acara, dan akan mulai gatel kalo kamu dateng ke acara dan ditanya" lho, istrinya ga diajak pak" Ya selain itu klean akan disebut sebagai "pak" dan buat istri, namamu akan pudar, dan digantikan nama suamimu yang sebenernya kamu risih. Indonesia gitu. Kalian akan kompak dalam menghadapi masalah, menghadapi mbayar cicilan omah, mbayar listrik, kerjasama gimana caranya meja ruang tamu tetep ada cemilan buat tamu, gimana caranya kulkas tetep penuh biar kalo mertua dateng merasa anaknya sejahtera. dan sebagainya.

Daaan walaupun saya belum menikah, mari kita berkonsensus untuk memberikan alasan terbaik kepada orang tua agar tidak menagih hutang nikah kepada anaknya yang baru masuk umur mid-20. Dan buat yang sudah mau nikah dan berencana nikah, saya pasti dan selalu doakan agar kalian lancar dan bahagia serta bisa terus membuat saya iri. kalian adalah bravesman. Wani rabi.

Sunday, 10 July 2016

Reuni, reuni, dan reuni


Seneeeeeng banget minggu-minggu ini deh~ Kenapa? Ya kayak dijudulnya gituh, momen lebaran, momen pulang kampung adalah momen reuni! Wooohooo! Jadi inget masa-masa SMA gitu! Secara aku tahun ini udah 5 tahun lulus dari SMA, jadi kemarin ini, pada ngadain acara reuni 5 tahunan. Rameee yang dateng walaupun tetep lebih sedikit dari target yang dipengenin temen-temen, yaa kira-kira ada 70an orang gitu yang dateng. Sebelum itu kumpul asik sama angkatan 2009, yang notabene-nya senior kelas tiga :)) dan tadi malem ketemu angkatan 2010, udah berasa kayak besok senin mau sekolah lagi! xD hahaha. Dan apa sih yang dilakuin pas reuni?

1. Heboh saat pertama kali ketemu lagi
Banyaak banget temen-temen yang berubah. Tambah keren, tambah ganteng, ada yang mukanya bapak-bapak, ada yang udah kemakan fesyen Jakarta, mantan yang keliatan tambah ca'em *halah* Ada yang udah jadi dokter, ada yang udah ke Prancis, ada yang udah jadi buruh negara, ada yang... masih kuliah :p. Selalu ada surprise effect pas kita ketemu temen lama kita. Ngga nyangka aja gitu, temen-temen kita yang dulunya begini sekarang jadi begitu hahah

2. Ngegosip yang ga dateng
Daripada sedih temen yang kita harapin ngga dateng, terus ganti topik deh pake "sekarang dia dimana sih?", "Sumpaah?! Padahal dulu kan dia..." Hihihih.. ya namanya juga ketemu temen lama bro~

3. Ngobrolin jaman-jaman dulu xD
Apalagi sih yang diarepin dari reuni? Ngomongin jaman SMA dulu lah! Banyaak banget kalo diceritain lagi. Ada yang sekarang jadi mantan terus pada nginget nginget jaman pacaran dulu, ada yang dulu kerjaannya cuman ngebolos sampe dapet surat cinta dari guru, futsal, tonti, dateng jadi supporter basket, dulu ada yang berperan jadi anak geng, jadi anak rohis, anak tonti, anak biasa-biasa aja, anak yang banyak dapet kiriman wall facebook. Sekarang kumpul jadi satu :D
A photo posted by Galih Kabra (@galihkabra) on

Ketemu mas-mbak '09 yaaaaampuuunnn, ngobrolin jaman-jaman diajakin mbolos, inget jaman dulu kalo ketemu kakak kelas wajib memberi salam hahahanjiiirrr xD Sekarang mas-mba uda pada kerjaaa, uda jadi pegawe pegawe mapan, uda ada yang punya anak, uda banyak yang nikah~



Ketemu 2010 sih yang paling ga nyangka, secara ngga ada kontak gitu, eh tapi tadi malem tetiba aja diajakin ketemuan di My-Kopi-O, Sagan. Anjiiir berasa kayak sekolah bangeeett, ngobrol ngalor ngidul jaman SMA dulu, ngobrolin si dia sekarang dimana, terus nge-compare anak SMA jaman sekarang dan jaman kita dulu hahaha. Banyak juga ya angkatan kalian yang jadi kuli di Jakarta :p lumayan lah jadi tambah banyak tempat nginep kalo mau theateran :p

Ada cerita yang mas angkatan '02 tuh ponakannya taun depan masuk SMA, padahal pas ponakannya lahir tuh masnya ngasih bancakan (syukuran) ke Pak Harno (penjaga sekolah). Time flies, dude!

Pas reuni angkatanku, kita ngundang akustikan buat ngisi acara, dan yang akustikan itu.. angkatan 2018, dia lahir taun 1999 hahaha, bahkan dia belom lahir pas ada pendudukan DPR sama mahasiswa xD dia ngga ngalamin hebohnya windows XP rilis, dan dia ngga ngerti video openingnya Debra di Smackdown PS1 yang seksi banget hahahah xD

Well, semua udah pada gede sekarang, udah pada tua, udah pada ngurusin idupnya masing-masing. Momen ketemuan, momen reuni emang magis banget dan hal wajib. Buat nginget siapa kita dulu, siapa temen-temen yang ngebentuk kepribadian kita, buat bisa refleksi (pijet kali yaa) peningkatan apa yang ada di idup kita selama beberapa tahun ini. Akhirnya kita akan kembali ke kesibukan kita masing-masing, berharap semua temen kita akan sukses dan selalu inget sama kita, dan berdoa agar bisa ketemu lagi di masa yang akan datang.

Good memories never ends!

Ngeband SMA  jaman 2010 :))